Jenis-jenis ASI sesuai perkembangan bayi

Bagikan :

a). ASI kolostrum / susu jolong (Roesli, 2005).

  1. Merupakan cairan pertama yang keluar dari kelenjar payudara dan keluar pada hari pertama sampai hari ke 4-7.
  2. Komposisinya selalu berubah dari hari ke hari.
  3. Merupakan cairan kental dengan warna kekuning-kuningan, lebih kuning dibanding susu matur.
  4. Merupakan pencahar yang ideal untuk membersihkan zat yang tidak terpakai dari usus bayi baru lahir dan mempersiapkan saluran pencernaan makanan bayi bagi makanan yang akan datang.
  5. Lebih banyak mengandung protein, sedangkan kadar karbohidrat dan lemaknya lebih rendah dibandingkan ASI matur.
  6. Mengandung zat anti infeksi 10-17 kali lebih banyak dari ASI matur.
  7. Total energi lebih rendah jika dibandingkan ASI matur.
  8. Volume berkisar 150-300 ml / 24 jam.

b). ASI Transisi/Peralihan.
  1. Adalah ASI yang diproduksi pada hari ke 4 sampai 7 sampai hari ke 10 sampai 14.
  2.  Kadar protein berkurang sedangkan kadar karbohidrat dan lemak meningkat.
  3. Volume semakin meningkat.

c). ASI Matur
  1. Merupakan ASI yang diproduksi sejak hari ke 14 dan seterusnya.
  2. Komposisi relatif konstans.
  3. ASI merupakan makanan satu-satunya yang paling baik bagi bayi sampai usia 6 bulan.
  4. Komposisi ASI di banding dengan Susu Formula (komposisi kolostrum, ASI transisi, ASI matur dan susu sapi mempunyai kadar protein, 4,1 g %, 1,6 g %, 1,2 g %, 3,3 gr%. Lemak 2,9 g %, 3,5gr%, 3,7gr%, 4,3gr%. Kalori 57 kcal/100ml, 63 kcal/100ml, 65 kcal/100ml, 65 kcal/100 ml. Laktosa 5,5 gr%, 6,4 gr%, 7gr%, 1,8gr% (Depkes RI,1997))












Related Post : Keperawatan, Maternitas

1 komentar:

baru baca yg kayak gini..
mkasih infonya...

Poskan Komentar